Dzikir Pagi Sesuai Sunnah
Ayat Kursi
(Dibaca 1x)
أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ
الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
a’udzu billahi minasy
syaithanir rajim
“Aku
berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yg terkutuk.”
الله لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ
اْلقَيُّوْمُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ. لَهُ مَا فِى السَّمَوَتِ وَمَا
فِى اْلأَرْضِ. مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ. يَعْلَمُ
مَا بَيْنَ أَيْدِهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ. وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْئٍ مِّنْ
عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضَ. وَلَا
يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ اْلعَلِيُّ اْلعَظِيْمُ
Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul
qayyumu. Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa
fil ardhi. Man dzal ladzii yasfa’u ‘indahuu illaa bi idznihi. Ya’lamu maa baina
aidiihim wa maa khalfahum. Wa laa yuhithuuna bi syai-in min ‘ilmihii illaa bi
maasyaa-a. Wasi’a kursiyyuhussamaawaati wal ardha. Wa laa ya-udhuu hifzhuhumaa
wahuwal ‘aliyyul azhiim.
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia
Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan
tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat
memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di
hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari
ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan
bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi
lagi Maha Besar.” (Qs. Al Baqarah:225)(Dibaca 1x)
Surat Al-Ikhlas
(Dibaca 3x)
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ
هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
اللَّهُ
الصَّمَدُ
لَمْ
يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ
يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
لاَ
إِلَهَ إِللهُ اَللهُ اَكْبَرُ
Bismillahirrahmanirrahim
Qul
huwallahu ahad, allahu samad, lam yalid wa lam yụulad
wa
lam yakul lahụ kufuwan ahad
Katakanlah
(Muhammad), “Dialah Allah yang Maha Esa.
Allah
adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya.
Dia
tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Dan
tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya.”
(Qs.
Al-Ikhlas: 1-4).(Dibaca 3x)
Surat Al-Falaq
(Dibaca 3x)
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ
أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
مِنْ
شَرِّ مَا خَلَقَ
وَمِنْ
شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
وَمِنْ
شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
وَمِنْ
شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
لاَ
إِلَهَ إِللهُ اَللهُ اَكْبَرُ
Bismillahirrahmanirrahim
Qul a-‘uudzu birabbil falaq,
min syarri maa khalaq, wamin syarri ghaasiqin idzaa waqab, wamin syarrin naffatsaati fil ‘uqad,
wamin syarri haasidin idzaa hasad.
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Rabb
Yang Menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan
dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan
(perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari
kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.”
(Qs. Al-Falaq: 1-5).(Dibaca 3x).
Surat An-Naas
(Dibaca 3x)
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ
أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
مَلِكِ
النَّاسِ
إِلَهِ
النَّاسِ
مِنْ
شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
الَّذِي
يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
مِنَ
الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Bismillahirrahmanirrahim
Qul
a-‘uudzu bi rabbin naas, malikin naas, ilaahin naas, min syarril waswaasil khan
naas, alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.
Katakanlah:
“Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai manusia) Raja manusia. Sembahan (Illah)
manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang
membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia, dari (golongan) jin dan
manusia.”
(Qs. An-Naas:1-6)(Dibaca 3x)
Dzikir Pagi #5
Dibaca 1x
اَصْبَحْنَا وَاَصْبَحَ اْلُملْكُ للهِ
وَاْلحَمْدُ للهِ لَااِلهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ
لَهُ اْلُملْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى
كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
اَللَّهُمَّ اَسْأَلُكَ
خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا اْليَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ
وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا
اْليَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ,
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنَ
اْلكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ
فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي اْلقَبْرِ
Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha
illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli
syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu,
wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi
a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin
naari wa ‘adzabin fil qobri.
Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik
Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali
Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian.
Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu
kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung
kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku
berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.” (HR.
Muslim 4/2088)
Dzikir Pagi #6
Dibaca 1x
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ
أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa
bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir.
Artinya: “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki
waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang.
Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati.
Dan kepada-Mu tempat kembali (HR. Tirmidzi 5/466, Shahih At Tirmidzi 3/142).
Sayyidul Istighfar
Dibaca 1x
اَللَّهُمَّ
أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ،
وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا
صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ
لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa
‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri
maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii
fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang
berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu.
Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu)
semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung
kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan
aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang
mengampuni dosa kecuali Engkau.” (Dibaca 1 x)
(HR. Bukhari no. 6306)
Dzikir Pagi #8
Dibaca
4x
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ
أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلاَئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ،
أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ،
وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ
Allahumma inni ash-bahtu
usy-hiduka wa usy-hidu hamalata ‘arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholqik,
annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna
Muhammadan ‘abduka wa rosuuluk.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku di
waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul ‘Arys-Mu,
malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah,
tiada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau semata, tiada sekutu bagi-Mu dan
sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.” (Dibaca 4 x)
(HR. Abu Daud no. 5069. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa
hadits ini hasan)
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini ketika pagi dan petang
hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa
neraka.
Dzikir Pagi #9
Dibaca
1x
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ
الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ
أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ
وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ
احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ
شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ
تَحْتِيْ
Allahumma innii as-alukal ‘afwa
wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal
‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa
aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an
yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min
tahtii.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku
memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya
aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku.
Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang)
dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang,
kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak
disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang
membuat aku jatuh).” (Dibaca 1 x).
(HR. Abu Daud no. 5074 dan
Ibnu Majah no. 3871. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini
shahih)
Faedah: Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan
petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia,
keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.
Dzikir Pagi #10
Dibaca
1x
اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ
وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ
وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ
نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى
نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ
إِلَى مُسْلِمٍ
Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy
syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah.
Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy
syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim.
Artinya: “Ya Allah, Yang Maha Mengetahui
yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala
sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak
disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan
dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku
(berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya
kepada seorang muslim.” (Dibaca 1 x).
(HR. Tirmidzi no. 3392 dan Abu Daud no. 5067. Al Hafizh Abu Thohir
mengatakan bahawa sanad hadits ini shahih. Adapun kalimat terakhir (وَأَنْ
أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ) adalah tambahan dari
riwayat Ahmad 2: 196. Dikomentari oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth bahwa hadits
tersebut shahih dilihat dari jalur lainnya (shahih lighoirihi).
Faedah: Do’a ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr
Ash Shiddiq radhiyallahu
‘anhu untuk dibaca pada pagi, petang dan saat beranjak tidur.
Dzikir Pagi #11
Dibaca
3x
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ
مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ
الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi laa yadhurru
ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.
Artinya: “Dengan nama Allah yang bila
disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Dibaca 3 x).
(HR. Abu Daud no. 5088,
5089, Tirmidzi no. 3388, dan Ibnu Majah no. 3869. Al Hafizh Abu Thohir
mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali
di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang
tiba-tiba memudaratkannya.
Dzikir Pagi #12
Dibaca
3x
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا،
وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
نَبِيًّا
Rodhiitu billaahi robbaa wa
bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.
Artinya: “Aku ridha Allah sebagai Rabb,
Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu
‘alaihi wa sallam sebagai nabi.” (Dibaca 3 x)
(HR. Abu Daud no. 5072, Tirmidzi no. 3389. Al Hafizh Abu Thohir
mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di pagi
hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan ridha Allah.
Dzikir Pagi #13
Dibaca
1x
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ
بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ
إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Yaa Hayyu Yaa Qoyyum,
bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa
nafsii thorfata ‘ainin Abadan.
Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup,
wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu
aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku
sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).” (Dibaca 1 x)
(HR. Ibnu As Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 46, An Nasai
dalam Al Kubro (381/ 570), Al Bazzar dalam musnadnya (4/ 25/ 3107), Al Hakim
(1: 545). Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani
dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 227)
Faedah: Dzikir ini diajarkan oleh Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam pada Fathimah supaya diamalkan pagi dan petang.
Dzikir Pagi #14
Dibaca
1x
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ
اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ،
حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam
wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu
‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa
kaana minal musyrikin
Artinya: “Di waktu pagi kami memegang
agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan
agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan
tidak tergolong orang-orang musyrik.” (Dibaca 1 x di pagi hari saja)
(HR. Ahmad (3: 406). Syaikh
Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat
Bukhari Muslim. Lihat pula As Silsilah Ash Shahihah no. 2989)
Dzikir Pagi #15
Dibaca
100x
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ
Subhanallah wa bi-hamdih.
Artinya: “Maha suci Allah, aku
memuji-Nya.” (Dibaca 100 x)
(HR. Muslim no. 2692)
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.
Dzikir Pagi #16
Dibaca
10x
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيْرُ
Laa ilaha illallah wahdahu laa
syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak
disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan
segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 10 x)
(HR. An Nasai Al Kubra 6: 10)
Faedah: Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak
sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya
10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah
akan melindunginya dari gangguan setan hingg petang hari. Siapa yang
mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula.
Dzikir Pagi #17
Dibaca
100x
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Laa ilaha illallah wahdahu laa
syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak
disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan
dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 100 x dalam sehari)
(HR. Bukhari no. 3293 dan Muslim no. 2691)
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut dalam sehari
sebanyak 100 x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya
100 kebaikan, dihapus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan
setan dari pagi hingga petang hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik
dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu.
Dzikir Pagi #18
Dibaca
3x
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ:
عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada
kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.
Artinya: “Maha Suci Allah, aku memujiNya
sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan
sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.” (Dibaca 3 x di waktu pagi saja)
(HR. Muslim no. 2726)
Faedah: Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam mengatakan pada Juwairiyah bahwa dzikir di atas
telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyah dari selepas Shubuh sampai
waktu Dhuha.
Dzikir Pagi #19
Dibaca
1x
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ
عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Allahumma innii as-aluka ‘ilman
naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon
kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal
dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (Dibaca 1 x setelah salam dari shalat Shubuh)
(HR. Ibnu Majah no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al Hafizh Abu Thohir
mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dzikir Pagi #20
Dibaca
100x
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ
إِلَيْهِ
Astagh-firullah wa atuubu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan
bertobat kepada-Nya.” (Dibaca 100 x dalam sehari)
(HR. Bukhari no. 6307 dan Muslim no. 2702)

0 Response to "Dzikir Pagi Sesuai Sunnah"
Post a Comment